Nazaret – Surat kabar Zionis Yedeot Aharonot, Ahad (5/1), melansir daftar nama-nama tawanan lama yang akan dibebaskan dalam tahap keempat dan terakhir, sebagai bagian dari kompensasi dilanjutkannya kembali perundingan dengan Otoritas Palestina, kecuali enam tawanan asal wilayah Palestina terjajah 1948 dan para tawanan yang ditahan sebelum perjanjian Oslo.
Daftar tersebut mencakup delapan nama tawanan asal wilayah Palestina terjajah tahun 1948 yang ditahan sejak sebelum perjanjian Oslo dan mengecualikan enam tawanan lainnya. Pada tahap keempat dan terakhir ini – seperti disebutkan Aharonot – dikecualikan enam tawanan berasal dari wilayah Palestina terjajah tahun 1948 yang ditahan sejak sebelum perjanjian Oslo.
Mereka adalah empat orang tawanan berasal dari Jaffa barat yaitu Rusydi Abu Mukh, Ibrahim Abu Mukh, Ibrahim Bayadisa dan Walid Diqa. Kemudian Ahmad Abu Jabir dari Kafer Qasim dan Muhammad Ighbaria dari desa Musyairafa.
Pihak Otoritas Palestina telah melakukan perjanjian dengan pihak Zionis untuk pembebasan semua tawanan yang ditahan sejak sebelum perjanjian Oslo tahun 1993 yang jumlahnya mencapai 104 tawanan. Sebagian mereka telah dibebaskan pada tiga tahap pembebasan sebelumnya dan ada pengecualian pada sebagian yang lainnya.
Pihak Zionis sengaja membebaskan para tawanan yang ditahan setelah perjanjian Oslo sebagai upaya untuk melarikan diri dari poin-poin perjanjian yang menyebutkan pembebasan 104 tawanan lama dan yang ditahan sejak sebelum perjanjian Oslo. (asw)(infopalestina.com)



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !