![]() |
| Opick |
* Hasil Donasi dari Konser Amal
BANDA ACEH - Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Wilayah Aceh berhasil mengumpulkan donasi Rp 962.662.000 melalui Konser Amal untuk Palestina yang berlangsung Minggu (5/1) kemarin di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh.
Seluruh donasi tersebut akan disumbangkan langsung kepada rakyat Palestina yang saat ini masih berada dalam kondisi memprihatinkan karena memperjuangkan kemerdekaannya dari penjajahan zionis Israel.
Jumlah donasi tersebut terkumpul dari sumbangan uang tunai masyarakat Aceh. Sementara sumbangan lain juga ada dalam bentuk barang (natura) seperti perhiasan emas, mobil, sepeda motor, handphone, dan jam tangan.
Penggalangan dana juga dilakukan dengan melelang sejumlah barang yang dipandu langsung penyanyi religius Opick dan presenter Ariel Kahari. Barang-barang yang berhasil dilelang mulai Rp 20.000.000 sampai Rp 55.000.000 itu terdiri atas kaligrafi, tas rajut buatan warga Gaza, foto Asy-Syahid Syaikh Ahmadyasin, dan foto Presiden Mesir Muhammad Moursi.
Pada saat pelelangan, Wakil Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membeli dua kaligrafi, per buahnya Rp 40.000.000. Selain itu pemilik rumah makan Ayam Lepas, Suparno juga membeli sebuah kaligrafi seharga Rp 40.000.000. Sementara harga lelang tertinggi, yaitu tas rajut buatan warga Gaza Palestina dibeli oleh seorang ibu bernama Yuli.
Sebagai pemandu acara Konser Amal untuk Palestina, penyanyi religi Opick berhasil membakar semangat ribuan masa yang memadati Gedung AAC Dayan Dawood yang berlantai dua itu.
Amatan Serambi, massa tampak membawa bendera Palestina berukuran kecil dan slayer bertuliskan ‘Save Palestine’ (selamatkan Palestina) yang dililitkan di kepala.
Opick yang tampil dengan pakaian gamis putih, mengenakan sorban, dan syal ungu membuka penampilannya dengan menanyikan single berjudul “Tak Cukupkah” yang berceritakan berbagai gejolak peristiwa politik dan kemanusian di dunia, termasuk kekerasan yang terjadi di Palestina, Suriah, dan Mesir yang semua itu belum menjadi pelajaran bagi manusia. Sukses membakar massa dengan lagu itu, Opick bersama Tombo Ati Big Band kembali menyanyikan satu single lainnya berjudul “Ya Hanna Ya Manna” dan “Cahaya Hati”.
Tak hanya itu, Opick lalu memanggil kedua anaknya, berkolaborasi menyanyikan lagu “Terima Kasih Ayah”. Duet ayah dan anak itu mendapat tepuk tangan ribuan penonton. Mereka melambaikan bendera Palestina selama musik berjalan. Tak ketinggalan Opick juga mengajak Wakil Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal dan kakaknya, Inayati (istri mantan Penjabat Gubernur Aceh, Tarmizi A Karim) serta kader relawan KNRP Nunung menyanyikan lagu “Tombo Ati” yang mendapat aplaus dari ribuan penonton.
Konser amal kemarin juga turut diisi dengan penampilan artis lokal Liza Aulia “Kuthidieng” dan Tangke Band, sebuah grup musik etnik di Aceh. Selain nyanyian dari para musisi tersebut, penampilan guru spritual alm Ustaz Jeffry Al Bukhari dan Ayah Oong, yang membacakan puisi “Palestina Bumi Para Nabi” ikut menghiasi konser.
Saat konser berlangsung, sejumlah ormas Islam dan OKP di Aceh berdiri di atas panggung menyatakan sikap atas dukungannya kepada Palestina. Penyataan sikap itu: ormas Islam dan OKP akan selalu mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina dari penjajah zionis Israel serta selalu siap berpartisipasi dalam penggalangan dana untuk Palestina dan dunia Islam lainnya.
“Kami mengutuk segala bentuk kekerasan dan pembantaian terhadap umat Islam di Palestina, Mesir, Suriah, Myanmar, Pattani, dan di negara lainnya. Kami juga mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk membantu rakyat Palestina dengan dana dan doanya,” kata Tgk Tarmizi Daud, mewakili ormas Islam dan OKP di Aceh. (sr/sar)/tribunnews



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !