Gaza - Perdana menteri Palestina, Ismael Haneya menganggap masih jauh kemungkinan Israel gelar perang dengan Gaza. Gerakan Hamas dan pemerintahnya akan membuat keputusan penting terkait rekonsiliasi nasional.
Pernyataan ini diungkapkan Haneya saat pelantikan training mobilisasi yang diadakan dinas keamanan Gaza, Kamis (2/1). Ia mengatakan, pihaknya akan mengambil keputusan scepatnya guna menghadapi eskalasi hubungan internal nasional untuk menciptakan kesempatan yang lebih dalam rangka persiapan demi terciptanya rekonsiliasi yang disepakati antara Jalur Gaza dan Tepi Barat, untuk kemudian realisasi rekonsiliasi yang lebih umum lagi.
Ia mengatakan, setiap orang bebas dan setiap rumah di Gaza akan meresakan kondisi yang berbeda atas hasil keputusan tersebut. Suasana baik ini akan menjalar hingga Tepi Barat. Oleh karena itu ia menyerukan saudaranya di Tepi Barat untuk mengambil sikap menanggapi perubahan tersebut dan berinteraksi dengannya, disamping bertanggung jawab atas masalah Palestina secara lebih besar lagi.
Perlawanan Lebih Kuat
Dalam kaitan lain, Haneya menegaskan, Gaza hari ini lebih siap untuk melindungi dan mempertahankan wilayahnya. Rasa percaya diri ini tidak dibangun untuk menghadapi bangsanya sendiri, akan tetapi justru untuk melindungi bangsanya dalam rangka memberikan keamanan dan pembelaaan terhadap rakyat. Dinas keamanan di Gaza dibentuk untuk menjalankan tugasnya dalam melindungi para menteri dan lembaga pemerintahan hingga seluruh rakyatnya.
Dengan keyakinan kepada Allah dan pertolonganNya, Kami siap menghadapi perang. Kami tak takut, walau kami memperkirakan perang baru di masih jauh. Tetapi keyakinan ini bukan atas kepercayaan kami pada niat baik Zionis. Kami tak pernah percaya pada mereka, tetapi lebih kepada keyakinan kami terhadap perlawanan.
Kami tidak menantag perang baru namun kami juga harus siap dengan keadaan apapun di masa yang akan datang, termasuk menghadapi gempuran perang terbaru Zionis, ungkapnya (asy)
Kami tidak menantag perang baru namun kami juga harus siap dengan keadaan apapun di masa yang akan datang, termasuk menghadapi gempuran perang terbaru Zionis, ungkapnya (asy)
(asy) (infopalestina.com)



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !