Kudeta Mesir membuka topeng ka
um sekuler-liberal yang kerap berkoar-koar
soal demokrasi dan perdamaian. Kemunafikan Barat juga seperti
tersingkap untuk yang ke sekian kalinya, dengan gamangnya mereka
bersikap. Laporan dari Program Jurnalisme Investigatif Universitas
California, Barkeley bahkan menguak guyuran dana AS kepada kubu
sekuler-liberal Mesir yang kalah Pemilu, untuk menggulingkan Presiden
terpilih Mohamed Morsi.
Sebaliknya, kubu Islamis yang tak jarang dipropagandakan Barat dan antek-anteknya sebagai kaum haus kekerasan justru berhasil menunjukkan wajah Islam itu sendiri. Mereka sanggup berunjuk rasa secara damai. Bahkan sekalipun kantor-kantor dan markas organisasi mereka diserang dan dibakari pihak-pihak dari kubu seberang.
Kendati Morsi dituduhan sebagai Fir'aun dan diktator baru, pada kenyataannya tidak ada satupun stasiun televisi atau pers yang dibredel, tidak ada kantor partai yang ditutup. Bahkan pengkritik tajamnya pun ia bebaskan dari tuntutan dan ia lepaskan dari penjara. Berbeda dengan kudeta militer yang dalam beberapa hari saja sudah melakukan tindakan pelanggaran HAM bahkan hingga membantai warga sipil yang berunjuk rasa damai.
Perkembangan mutakhir kudeta militer di abad 21 itu terekam dalam karya-karya sejumlah kartunis berikut ini./islamedia


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !