![]() |
| Ilustrasi |
Spanyol pada Rabu (24/10/12) mengecam keputusan Israel untuk membangun
800 pemukiman baru di Yerusalem Timur, dan 700 di Tepi Barat, dan
menggambarkan langkah ini seperti hambatan baru terhadap usaha
pencapaian perdamaian di Timur Tengah.
Membangun pemukiman di wilayah yang diduduki melanggar hukum internasional, Kementerian Luar Negeri Spanyol mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Kebijakan Israel memperluas pemukiman di Yerusalem Timur bertujuan untuk memisahkan kota itu dari sisa tanah Palestina dan merusak upaya untuk menciptakan sebuah negara Palestina yang berdekatan, adalah suatu kesalahan, kata pernyataan itu.
Pendekatan yang dilakukan oleh pemerintah Israel juga akan menghambat upaya untuk memulai kembali pembicaraan langsung dengan Palestina, seperti status akhir Yerusalem adalah salah satu isu kedua belah pihak yang seharusnya diselesaikan melalui negosiasi, tambah pernyataan itu.
Membangun pemukiman di wilayah yang diduduki melanggar hukum internasional, Kementerian Luar Negeri Spanyol mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Kebijakan Israel memperluas pemukiman di Yerusalem Timur bertujuan untuk memisahkan kota itu dari sisa tanah Palestina dan merusak upaya untuk menciptakan sebuah negara Palestina yang berdekatan, adalah suatu kesalahan, kata pernyataan itu.
Pendekatan yang dilakukan oleh pemerintah Israel juga akan menghambat upaya untuk memulai kembali pembicaraan langsung dengan Palestina, seperti status akhir Yerusalem adalah salah satu isu kedua belah pihak yang seharusnya diselesaikan melalui negosiasi, tambah pernyataan itu.
sumber: sabili.co.id



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !