![]() |
| Mursi Saat berpidato di forum PBB |
Naberislam – Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam atas
Muhammad utusan Allah, beliau kami cintai, kami ikuti dan kami mencintai
orang yang menghormatinya dan kami memusuhi orang menghinanya, baik
ucapan atau perbuatan. Shalawat dan salam Tuhan-ku baginya, beliau yang
Allah gambarkan dalam firman-Nya: “Sesungguhnya engkau memiliki akhlak
yang agung.” Dan firman-Nya: “Kami tidak mengutusmu kecuali pembawa
rahmat bagi semesta alam.” Maha Benar Allah dalam segala firman-Nya.
Kemudian presiden Mursi mengucapkan selamat kepada Presiden Baru
Majelis Umum PBB, Resimen Geram beliau berharap agar mendapatkan
kemudahan dalam menjalankan tugasnya. Ucapan penghormatan juga untuk
Nashir An-Nashr, mantan Presiden Majelis Umum PBB, ucapan terima kasih
untuk negara Qatar yang sukses dalam kepanitiaan pertemuan sebelumnya,
penghormatan juga untuk Sekjen PBB Ban Ki Moon dan pemimpin negara dan
pemerintahan yang turut serta pada pertemuan yang 67 ini.
Kemudian beliau menyatakan bahwa kehadiran saya hari ini di sini
membawa makna beragam, bahwa saya adalah presiden Mesir pertama yang
dipilih langsung oleh rakyat secara demokratis pasca revolusi damai yang
fenomenal yang disaksikan oleh dunia internasional. Inilah revolusi
yang mengantarkan pada legitimasi yang nyata sesuai dengan kehendak
rakyat Mesir, dari ragam kelompok anak bangsa, baik di dalam dan di luar
negeri. Dengan ijin Allah, rakyat Mesir mendapatkan apa yang
diinginkan.
Setiap warga nagara Mesir hari ini merasakan kepercayaan diri yang
besar atas bumi pertiwinya, peradabannya, moralitasnya. Kami telah
mewujudkan langkah-langkah kongkrit dalam membangun dan membangkitkan
bangsa Mesir, yaitu upaya untuk mendirikan negara modern, yang paham
dengan tuntutan zaman, berdiri di atas supremasi hukum, demokrasi, dan
menghormati hak asasi manusia tanpa ada pemasungan nilai yang mendarah
daging pada putra-putri Mesir semuanya, negara yang menjamin keadilan,
kebenaran, kebebasan, kemuliaan dan keadilan sosial.
Revolusi Mesir yang mengantarkan pada legitimasi sebagaimana contoh
yang ada di hadapan kalian hari ini, bukan merupakan hasil instan atau
perlawanan sepintas, sebagaimana juga selamanya bukan sepoi angin yang
akan hilang pada musim semi atau musim gugur. Revolusi ini dan juga
revolusi di kawasan datang dari perlawanan panjang dari pergerakan anak
negeri yang nyata, merupakan keinginan hidup berdampingan bersama warga
negara semua dengan kepala tegak dan mulia. Revolusi ini merupakan
inspirasi sejarah sekaligus peringatan tegas bagi siapa saja yang lebih
mementingkan diri sendiri mengalahkan kemaslahatan rakyat.
Pandangan Mesir Baru yang kita semua berusaha menuju kesana dengan
ijin Allah adalah kerja dan bukti yang kami persembahkan juga bagi
dunia, juga membuka diri untuk bekerja sama dengan masyarakat dunia
atas dasar niat yang tulus, saling menghormati, tidak mengintervensi
urusan dalam negeri negara lain, mempraktekkan prinsip-prinsip,
kesepakatan-kesepakatan dan perjanjian-perjanjian antar negara yang
pasti kami tegaskan bahwa kami komitmen terhadapnya; sebagai
prioritasnya adalah piagam atau kesepakatan PBB, di mana Mesir bagian di
dalamnya, berusaha untuk mewujudkan secara serius dan tulus, sebagaiman
juga kami berusaha untuk andil dalam menyelesaikan permasalahan dari
akarnya tanpa melabrak prinsip-prinsip undang-undang yang ada, juga
tidak menginjak-injak nilai yang tetap di kalangan masyarakat
internasional, ini tidak menjadi perhatian kecuali mereka yang cerdas
dan tulus dari masyarakat dunia ini.
Kemudian beliau menyatakan pandangannya kepada ketua panitia majelis sidang umum PBB ke 67 ini: Yang mulia ketua, bahwa
problematika pertama yang harus menjadi perhatian bersama dunia dan
sungguh-sungguh menyelesaikannya atas azaz keadilan, kemuliaan adalah
problematika Palestina. Rakyat Palestina sudah menunggu terlalu lama
untuk mendapatkan hak-hak mereka, mendirikan negara merdeka dan
menjadikan Al-Quds sebagai ibu kotanya.
Meskipun perjuangan mereka tak kenal lelah dengan menggunakan
cara-cara yang diperbolehkan guna mendapatkan hak-hak mereka, termasuk
diterimanya mereka sebagai anggota tetap PBB, akan tetapi sampai
sekarang ini PBB masih mandul dalam mewujudkan cita-cita rakyat
Palestina. Termasuk piagam-piagam PBB perihal Palestina masih jauh dari
pelaksanaan.
Bahwa buah kebebasan dan kemuliaan tidak boleh jauh dari bangsa
Palestina tercinta. Sungguh tidak masuk akal bagi dunia yang bebas masih
membiarkan hak-hak mereka terampas. Sungguh tidak manusiawi juga
membiarkan pencaplokan tanah-tanah rakyat Palestina.
Saya, atas nama perjuangan kebenaran, kebebasan, kemuliaan dan
kemanusiaan, begitu juga atas dasar kewajiban terhadap sesama di
Palestina, saya mendorong masyarakat dunia menjadikan permaslahan ini
sebagai tanggung jawab mereka bersama, guna memastikan perdamaian dan
keadilan yang menyeluruh, menghentikan fenomena pencaplokan tanah-tanah
Arab dan mewujudkan piagam-piagam yang terkait dalam tindakan nyata.
Beliau mendesak agar segera bertindak dari sekarang mencegah
penjajahan, pencaplokan tanah dan perubahan simbol-simbol Al-Quds
terjajah, beliau juga mendesak pendirian negara Palestina merdeka, aman,
stabil.
Oleh karena itu, saya tegaskan bahwa Mesir mendukung penuh
upaya-upaya yang dilakukan Palestina di PBB, dan saya mengajak kalian
semua, sebagaimana kalian mendukung musim semi revolusi dunia Arab, agar
kalian juga mendukung putra-putri Palestina mendapatkan hak-hak penuh
mereka, untuk bangsa yang berjuang, melawan dalam rangka meraih
kebebasannya dan mendirikan negara merdeka. Dan saya bertekad untuk terus bekerja bersama bangsa Arab sampai mereka mendapatkan keinginan dan kebebasannya.
Pada kesempatan terhormat ini, hendaknya kita juga memperhatikan
krisis yang mengusik rasa kemanusian dunia, yaitu darah tertumpah sipil
tak berdosa di Suriah. Saya tegaskan bahwa menghentikan darah
tertumpah sesegera mungkin adalah tugas kita bersama. Darah yang
mengalir di bumi Suriah tercinta lebih mahal dari pada dialirkan sia-sia
siang dan malam seperti sekarang ini.
Bangsa Suriah tercinta di hati setiap warga negara Mesir, laki-laki
dan perempuan lebih berhak mendapatkan masa depan kebebasan dan
kemuliaan. Pertemuan Makkah pada bulan Ramadhan lalu dengan segala
keputusannya memberi secercah harapan, yaitu tekad untuk menghentikan
peperangan warga sipil dan jangan sampai merembet ke negara-negara
tetangga.
Saya bersama tiga negara lainnya bertekad untuk menyelesaikan krisis
di Suriah dan memberi kesempatan bagi rakyatnya untuk memilih kebebasan
setelah rezim yang berkuasa yang membunuh anak bangsanya sendiri
sekarang ini berganti. Kita serahkan rakyat Suriah memilih sistem
sesuai dengan aspirasinya menuju negara demokrasi dan melanjutkan kerja
sama dunia Arab dan negara-negara kawasan di atas pondasi yang kokoh.
Upaya ini terbuka bagi semua pihak untuk memberi kontribusi positif
dalam menyelesaikan krisis Suriah. Krisis ini kita semua bertanggung
jawab. Solidaritas ini harus menggema di seluruh dunia, karena krisis
Suriah adalah krisis kontemporer di depan mata dunia, dan kewajiban kita
adalah menghentikan krisis tersebut.
Kami berkomitmen mendukung misi Tuan Akhdhar Ibrahimi, utusan resmi
PBB dan Liga Arab yang berupaya untuk menyatukan barisan oposisi dan
usahanya merumuskan pemikiran konfrehensif guna peralihan demokrasi yang
menjamin hak-hak rakyat Suriah menuju Suriah Baru sebagaimana yang
terjadi di Mesir Baru insya Allah.
Mursi menegaskan bahwa Mesir akan bekerja bersama dengan
negara-negara Arab agar umat Islam mendapatkan tempat yang terhormat di
dunia internasional. Umat ini merepresentasikan bagunan besar yang
terhampar dari Teluk Arab sampai Samudera Atlantik, untuk selanjutnya
terbuka bekerja sama dan berinteraksi positif dengan dunia
internasional.
Mesir melihat pentingnya bangsa Arab dan umat Islam bekerja sama di
bawah Organisasi Kerja Sama Negara Islam. Mesir akan bekerja menjadi
tuan rumah dalam pertemuan puncak negara-negara Islam pada musim
mendatang, guna menguatkan pemahaman di antara dunia Islam dan dengan
dunia internasional, menghidupkan dan mengefektifkan prinsip dialog
antar peradaban, menghilangkan pemahaman sempit di sebagian kecil
kelompok dan lebih mengedepankan maksud luhur agama-agama, nilai-nilai
dan kebiasaan manusia.
Selanjutnya beliau menyampaikan bahwa saudara kandung kami, negara
Sudan sekarang ini membutuhkan dukungan lebih kuat dari sebelumnya,
karena negara ini berusaha untuk mewujudkan stabilitas dan pembangunan
dan bekerja membangun hubungan baik dengan Sudan Selatan, dan saya
optimis keduanya bisa hidup berdampingan, dan agar Sudan menjadi pusat
kerja sama dunia Arab dan wilayah kawasan.
Sudan telah banyak berkorban guna memastikan perdamaian dan
stabilitas, ia mewujudkan kesepakatan damai secara utuh, ia negara
pertama yang mengakui negara Sudan Selatan, akan tetapi saya katakan
dengan sebenarnya bahwa Sudan belum mendapatkan dukungan yang
selayaknya. Sekaranglah dunia membantunya dan bekerja serius untuk
mendekatkan kesepahaman antara kedua negara tersebut.
Negara Somalia tercinta sedang manapaki masa transisi dengan
terpilihnya Sayyid Hasan Syaikh Mahmud sebagai presiden merupakan tanda
positif menuju persatuan dan stabilitas.
Saya mengajak PBB terus mendukung pemerintah Somalia dalam
menghadapi rongrongan sehingga tercipta stabilitas, membangun institusi
pemerintahan dan mewujudkan keinginan rakyat Somalia menuju lebih baik.
Mursi menjelaskan bahwa prinsip keadilan dan kebenaran akan
mewujudkan keamanan dan stabilitas dunia, terutama di kawasan Timur
Tengah. Bertahun lamanya ada kelompok yang dalam mewujudkan stabilitas
semua di atas bertindak represif dan diktator, sebagian mereka menutupi
perbuatan mereka. Namun rakyat kawasan telah mendapatkan kebebasannya,
sehingga tidak mentolelir dan tidak akan mentolelir hak-hak mereka
dipasung oleh penguasa mereka atau dari pihak luar.
Keinginan rakyat di kawasan kami tidak menyebabkan kami
memperbolehkan negara manapun keluar dari perjanjian larangan
menyebarkan nuklir dan tidak menerapkan sistem jaminan keselamatan atas
pengkayaan uranium, lebih lagi jika dibarengi dengan politik tidak
bertanggung jawab dan kadang disertai berbagai ancaman.
Mursi menegaskan mendesaknya diadakannya konferensi khusus untuk
melucuti kawasan Timur Tengah dari senjata nuklir dan segala
persenjataan pemusnah massal sebelum berakhirnya tahun 2012.
Tidak bisa diterima dengan dalih apapun senjata nuklir dan senjata
pemusnah massal, akan tetapi kami menegaskan pada waktu bersamaan bahwa
menjadi hak bagi setiap negara di kawasan dalam penggunaan teknologi
nuklir untuk tujuan damai sesuai dengan hukum yang berlaku.
Istilah keadilan, kebenaran dan kemuliaan menurut pandangan kami
menyeluruh terkait hubungan antar negara, tidak sebatas klaim,
sebagaimana masih terjadi kezhaliman nyata di benua Afrika. Tentu kita tidak bisa menutup mata apa yang terjadi di sebagian besar benua Afrika yang membutuhkan bantuan dan investasi nyata.
Kewajiban kita semua untuk mendukung hak-hak negara-negara Afrika,
mewujudkan stabilitas dan menjaga kekayaan alamnya agar tidak
dieksplorasi dan dibawa ke luar negeri. Kerja ini tentu melibatkan
putra-putri anak negeri dan menempatkan mereka sebagai penanggung jawab.
Kita dari benua Afrika sangat mendukung upaya ini. Oleh karena itu,
kami dari benua Afrika berusaha mewujudkan pembangunan dan cita-cita
masa depan yang lebih baik.
Yang menyebabkan saya menyinggung keadilan, kebebasan, kemuliaan pada
sistem tata dunia kontemporer, yaitu pemuda Mesir yang mengusung
revolusi bukan hanya sikap mereka di dalam negeri saja, tapi mereka
menuntut agar bisa terwujud juga di kawasan dan di dunia internasional.
Pemuda Mesir yang merupakan representasi rakyat Mesir bisa tidur nyenyak
jika legitimasi nyata berasal dari keinginan rakyat, bukan dari
penguasa yang tidak didukung rakyatnya baik secara de yure maupun de
vakto.
Oleh karena itu dibutuhkan pengefektifan peran Sidang Umum PBB
yang merupakan representasi demokrasi dari semua anggotanya dan
mereformasi Majelis Keamanan PBB yang sekarang ini masih diskriminatif
di tengah realitas dunia kontemporer sekarang ini. Reformasi ini menjadi
prioritas kita bersama.
Pada kesempatan ini juga saya menegaskan pentingnya mendukung probelmatika perempuan dan pemuda.
Pada konferensi negara-negara Non Blok saya sudah usulkan adanya kajian
mendalam dalam rangka mendirikan Lembaga di bawah PBB yang
mengkhususkan tema-tema pemuda. Memperhatikan pendikan, pelatihan,
pemberdayaan dan pelibatan mereka terhadap kegiatan politik guna
mempersiapkan estafeta generasi mendatang.
Terkait dengan apa yang dialami umat Islam di belahan dunia
berupa diskriminasi, perampasan hak-hak asasi mereka dan penistaan
simbol-simbol yang disucikan umat Islam, hal ini tidak bisa diterima,
karena bertentangan dengan prinsip-prinsip piagam lembaga yang kita
bernaung di bawahnya, sampai kita melihat adanya apa yang disebut dengan
islamphobia.
Kita semua harus bergandeng tangan menentang pemikiran terbelakang
tersebut. Kita semua bergerak bersama melawan diskriminasi, melawan
sentimen kelompok baik atas dasar agama atau suku. Dewan Umum PBB dan
Majelis Keamanan PBB memilik kewajiban dan tanggung jawab dalam melawan
fenomena ini, yang telah berdampak bagi perdamaian dan keamanan di
negara-negara yang ada.
Mursi menjelaskan bahwa perbuatan yang menistakan agama yang
belakangan ini muncul sangat ditentang. Sudah menjadi kewajiban kita
semua yang berkumpul di sini untuk mengkaji bagaimana kita bisa menjaga
dunia dari terkoyaknya keamanan dan stabilitas. Mesir negara yang
menghormati kebebasan berekspresi yang tidak menyebabkan
ketidaksenangannya pihak lain, juga bukan kebebasan berekspresi yang
mengusik agama dan budaya lain. Kebebasan berekspresi yang mendapatkan
reaksi kekerasan dan pengkrusakan bukan kebebasan berekspresi. Pada
waktu bersamaan kita menolak mengunakan cara-cara kekerasan dalam
menentang penistaan tersebut.
Presiden Mursi juga mengkritik perekonomian dunia dan mendorong
dibentuknya tata ekonomi dunia internasional baru yang menjadikan rakyat
sebagai ujung tombak, hubungan kerja sama atas dasar manfaat timbal
balik.
Pada kesempatan ini, saya lontarkan pemikiran saya yang ini merupakan
pemikiran putra-putri Mesir; pemuda, laki-laki dan perempuan, umat
Islam dan non-Islam. Inilah pemikiran mereka terkait permasalahan Timur
Tengah, kawasan Afrika dan dunia internasional.
Bahwa saya yakin kemampuan PBB untuk menjalankan perannya dalam
berinteraksi dengan beragam permasalahan dan tantangan kawasan dan dunia
lewat jalur dialog, kesepahaman, kerja sama berdasarkan prinsip-prinsip
yang disepakati negara-negara anggota.
Mesir pasca revolusi akan terus berkomunikasi dengan tulus dengan
berbagai negara anggota dan bersama mewujudkan kebebasan, keadilan,
kemuliaan dan keadilan sosial bagi semua bangsa, begitu juga keamanan
dan stabilitas bagi negara kita semua.
Mursi menutup pidatonya dengan pernyataan; saya optimis dalam
memandang masa depan. Saya melihat bahwa perdamaian yang kita
perjuangkan bagi semua dunia. Perdamaian di atas keadilan. Perdamaian
yang memberi kepada semua hak-hak mereka. Perdamaian yang tidak
membedakan satu orang dengan yang lainnya, antara manusia satu dengan
manusia lainnya, dengan sebab apapun. Tidak akan terwujud perdamaian
jika kita semua tidak bekerja sama, juga kita semua meyakini bahwa kita
semua sama. Kita semua bersama dalam cita-cita. Perdamaian yang sekarang
saya datang menawarkan pada kalian. Perdamaian sejati, perdamaian untuk
mewujudkan kebenaran, keadilan, stabilitas, pembangunan, sinergi, cinta
dan saling menghormati.
Saya percaya ini tidak sulit bagi kita semua jika kita mengulurkan
tangan kita untuk bekerja sama dengan niat tulus dan kerja nyata, karena
Allah melihat dan mendengar. Semua kita mengharapkan masa depan yang
lebih baik bagi dunia ini, sebagaimana saya mengharapkan agar dunia ini
dalam keadaan baik. Saya ucapkan banyak terima kasih kepada kalian, wassalamu’alakum warahmatullahi wabarakatuh. [io]
sumber:al-ikhwan.net



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !